ABOLISHMENT - PROMO (2019)

 
ANTHEMORTEM DARI EKSPLOITASI MAYAT WANITA
Band: Abolishment
Asal: Sukabumi, Jawa Barat
Genre: Slamming Death Metal

Slammulation Promo 2019 dirilis via Enslave Records
Format: CD-R
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Hematoma Anthemortem
2. Vaginal Explotation

Abolishment merupakan sebuah project yang berdiri pada 2014 dimana dibentuk dalam sebuah komunitas di Cimanggu, Sukabumi. Pada penghujung 2018 mereka bergabung dengan label Enslave Records untuk perilisan debut promo Slammulation yang sedang digarap. Dengan menceritakan sebuah Eksploitasi atau perdagangan wanita berujung pada pembantaian secara sadis ini menjadi sebuah penanda eksistensi mereka pada khalayak Slam Gang Indonesia. Memainkan nuansa Modern Groovy Slam dimana banyak influence seperti Vulvodynia, Waking The Cadaver, Ingested, Within Destruction, Signs Of The Swarm. 5 kekuatan unit dari Abolishment sepertinya memang ingin memperkenalkan lebih jauh dari musik Modern Slam.

2 buah track dalam kemasan promo digisleeve menjadi perkenalan dari Abolishment tanpa intro maupun outro yang jelas menunjukkan tingkat hyperbeast dari Modern Slam. Ditrack pertama "Hematoma Anthemortem" dengan durasi yang cukup lama sekitar 6 menitan mampu membius yang diawali dengan backsound manusia yang sedang menjalani siksaan pahit dengan ketukan drum downtempo dan riffing downstroke. Mereka mencoba untuk tidak mengeluarkan manuver terlebih dahulu ibarat seperti pemanasan mesin yang akan menyerang. Vokal dengan teknik Growl, Guttural dan Scream ini mengukuhkan hawa Vulvodynia yang merasuki permainan Abolishment. Dimenit menuju ke-2 dan dipertengah mereka merapatkan permainan dengan menaikan sedikit tempo dan juga high pitch guttural.
Tentu saja yang pasti mereka mengeluarkan Groove Brutality mereka. Tempo Low dan High mereka padatkan, tidak ingin ada celah untuk bermain lebih low. Intensitas dari permainan low mereka cukup lumayan. Dengan keunikan dari vokal serta Riffing yang easy listening dan catchy menambah daya modern mereka.

Ditrack ke-2 "Vaginal Exploitation" mereka mulai untuk bermain lebih high tempo dengan double pedal yang sangat rapat layaknya Vulvodynia, SOTS dan Waking The Cadaver apalagi dengan blasting yang sangat brutal. Album-album Vulvodynia sangat khas terasa dalam promo ini, mengingat pola permainan mereka dengan sound yang cukup apik mengukuhkan mereka sebagai Modern Slam Groove Brutality dan juga banyak opini mereka terlahir sebagai Vulvodynia-nya Indonesia.

Personil:
Noe Ryawan & Ipoy SBDC: Vokal
Ilham ( Ejod Jerk): Gitar
Alen: Drum
Yopick: Bass

Rate: 8/10

Comments

Popular Posts