AMORFATI - OVERDOSEARTH (2019)


DARI TUHAN KEMBALI KE TUHAN DENGAN BERMAIN

Band: Amorfati
Asal: Mojokerto, Jawa Timur
Genre: Brutal Death Metal

Album Overdosearth dirilis via Brutal Mind
Tahun: 2019
Format: CD Pro
Tracklist:
1. Introrganic
2. Insaralis
3. Omnivora
4. Mimbar Barbar
5. Belantara Luka
6. Nihil
7. Sepakat Sekarat
8. Sabda Berdarah
9. Hompimpa Alaium Gambreng

Sejak jaman dahulu hingga sekarang manusia mempunya penyakit yang kronis terhadap bumi dan seisinya demi memenuhi hasrat diri sendiri sehingga berbuat serakah atas kekuasaan, kejayaan dan kekayaan untuk pribadi tanpa memikirkan jangka panjang. Inti cerita tersebut banyak terjadi pada kehidupaan saat ini dan membuat Trio dari Majapahit alias Trimurtad bernama Amorfati mengimplementasikan kedalam bentuk full album pertama mereka bertajuk Overdosearth yang bisa dimaknai Bumi yang sudah overdosis akan kelakuan manusia-manusia. Trio yang beranggotakan Afif, Bayu, dan Didi digambarkan sebagai Tri Murti namun mereka ubah menjadi Trimurtad! Mereka pun mengangkat tema nusantara kedalam album ini. Meski belum terlalu lama band ini terbentuk nampaknya mereka membuat project ini lebih serius dengan single pertama nya yaitu Sepakat Sekarat dan menjadi ujung tombak dari promo yang dibuat ulang dan dirilis secara fisik dan lanjut dalam album Overdosearth.

Nampaknya ritual speed yang ngebut masih terimplementasi dalam band ini namun tidak hanya berupa speed yang hanya mementingkan kecepatan namun teknik serta akurasi yang pas! Speed blastbeat serta tempo pedal yang bermain tempo cepat dan padat serta dengan sound yang heavy mampu menggetarkan kepala untuk headbang mengikuti tempo serta riffing-riffing Brutal pada umumnya. Riffing yang cukup easy listening dan ramah ditelinga meski tidak ada balutan bass didalamnya namun cukup membuat permainan lebih enak didengar. Seperti tempo-tempo permainan band Jasad namun lebih variatif untuk segi drum play nya. Pada vokal dengan guttural yang impressive hanya saja lebih harus penekanan intonasi. Overall semuanya saling bermain aggresive dan dinamis mengikuti alur!. Soundnya yang dimuat disini lebih organic seperti band-band Brutal modern saat ini dan dengan dry-crunch yang membuat sound lebih garing dan menggigit. Band ini tanpa basa-basi menghajar langsung dengan sedikit penggunaan soundtrack.

Untuk segi lirik mereka dengan dominasi bahasa Indonesia yang dikombinasikan dengan Inggris dan Jawa terdapat judul yang unik yaitu Insaralis yaitu Indica, Sativa, Ruderalis yang dimana mengangkat sebagai tanaman yang bekhasiat namun banyak yang masih menjadi Pro dan Kontra dan juga Hompimpa Alaium Gambreng dimana ini mempunyai filosofi dari Tuhan kembali ke Tuhan, Mari Bermain yang diambil dari Bahasa Sanskerta dan juga sebagai pembenargunaan dari kesemua track tersebut alias inti cerita. "Surya dino joyoningrat Lebur dening pangastuti". Untuk layout dan gambarannya dengan artwork yang menggambarkan trio dari band ini yang berwujud Brahma, Wisnu, Siwa dalam satu badan yang menyatu namun dari segi font yang sizenya cukup kecil begitu dicetak secara fisik. Band ini sudah mampu membuat para pendengar cukup merasakan segi musikalitas yang dibarengi dengan lirik-lirik yang cukup bisa dicerna dan membayangkan sebuah kehidupan yang kelam!

Personil:
Afif: Vokal
Bayu: Gitar
Didi: Drum

Rate: 8,5/10

Comments

Popular Posts