BABY FROG - OPPRESSED (2019)

 
SAKSI BISU SEJARAH PERLAWANAN SISTEM PEMERINTAHAN

Band: Baby Frog
Asal: Bogor, Jawa Barat
Genre: Grindcore

Album Oppressed dirilis via Independent
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Chameleon
2. Seeds Of Failure
3. Voice Of The Voiceless
4. Fear Appeal
5. Weapon Social Media
6. White Collar Crime
7. Blood Spilled On The Floor
8. Circle Of Stupidity
9. Hoax!
10. Parliament
11. Deranged
12. Oppressed
13. Third World In Chaos
14. Apostolic

Bentuk sebuah propaganda pemerintahan sejak tahun krismon 97/98 hingga pemerintahan sekarang menjadi saksi bisu dari perjalanan cerita salah satu personil Baby Frog yang menjadi saksi bisu peristiwa berdarah kala itu hingga pemerintahan saat ini. Berbagai tindak kriminal, bentuk kebodohan dari propaganda hingga kekuatan kecanggihan teknologi menyebarkan kebohongan publik sehingga menjadi sebuah perpecahan yang sangat amat mengerikan. Setelah demo ditahun itu lalu menghilang dan kembali muncul untuk saksi sejarah selanjutnya.

Kisah sejarah inipun dituangkan kedalam 14 title lagu dengan permainan menggerinda dari Baby Frog. 5 amunisi kota hujan ini setelah melepas promo setahun silam kini mereka merilis album kedua mereka yang tak kalah berkesan dan semakin padat menggerinda.

Grindcore Baby Frog ini tidak hanya berbicara speed dan durasi pendek dari kebanyakan grindcore kebanyakan. Disini berbicara sebuah konsep yang tertata rapi, riffing yang ciamik namun tetap easy listening. 14 track mereka pun sangat bervariasi dan setiap title merupakan perjalanan panjang dari sebuah sejarah. Dari track demi track yang diawali oleh Chameleon yang merupakan track single dari promo sebelumnya dikemas menjadi track awal hingga track terakhir mereka Apostolic yang juga merupakan bagian dari single demo 2018 mereka.

Kekuatan dari hantaman double pedal dan blast beat snare yang sangat rapi tidak hanya mengandalkan sebuah speed semata. Riffing gitar sendiri ada beberapa part yang bisa terdengar sama namun hanya sebagian kecil saja selebihnya permainan tempo riffing variatif. Grind as fuck! Complexity riffing, high tension tempo, climax ending and Fucking awesome growl vocal!. Bass mereka cukup kuat menyeimbangkan permainan cepat dari gitar mereka.

Dari semua track terasa hawa-hawa dari permainan Misery Index terlebih mereka juga mengeluarkan album terbaru mereka mungkin ini momen tepat sekaligus memberikan nuansa Misery Index pada skena lokal! Ada sedikit minus di track ke-7 yang kurang halus untuk endingnya karena tidak diberikan jeda tapi itu hanyalah sedikit minus yang tidak terlalu mempengaruhi permainan sadis ini. Dan ditrack ke-7 dan ke-11 ada sebuah soundtrack dari peristiwa demo 97/98 menambah kesan mendalam dari cerita lagu mereka. Saya terkesan dengan band ini karena saya sendiri mendengarkan grindcore pada umumnya dengan teriakan lantang serta bermain speed under control. Kalau disini saya mendengar dari sisi vokal nya cukup kuat dalam growlnya dengan artikulasi yang cukup bisa dimengerti. Saya rasa inilah amunisi Grindcore yang patut kalian dengar terlebih untuk pendengar Misery Index.

Personil:
Dylan Jajuli: Vokal
Reza Irmansyah: Gitar
M. Ridho: Gitar
Muhammad Ridwan: Bass
Efendi Rohman: Drum

Rate: 9,5/10

Comments

Popular Posts