CONSUMED - SHATTERED ILLUSION



Band: Consumed
Asal: Tangerang, Banten
Genre: Death Metal

Promo Shattered Illusion dirilis via Independent
Format: CD-R
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Attempt To Shattering
2. World Illusion

 Terjebak pada keadaan dunia yang penuh dengan ilusi dan kefanaan, segala sesuatu dibuat menjadi praktis oleh umat manusia. Dengan segala kefanaan dan kepraktisan itu juga manusia bertindak semaunya hingga menyebabkan bencana dengan segala adu domba antara agama, politik bahkan genosida. Sedikit meluapkan emosi secara eksplisit didalam goresan lirik yang begitu sangat kelam nyatanya membuat terlahirnya sebuah band Death Metal asal Tangerang dengan beberapa musisi kawakan dari beberapa project band. Mungkin kalian tidak asing dengan mereka yang akhirnya memutuskan membuat sebuah project berkonsepkan OSDM bernama Consumed. Perkembangan Death Metal semakin pesat dan terlahir kembali band-band seperti ini yang mungkin tadinya ada Bloodriven yang sudah muncul.

Material-material fresh ala OSDM namun balutan soundnya lebih megah dan modern. Mengingatkan saya akan Deeds Of Flesh serta Suffocation untuk mengimplementasikan mereka ini dalam 2 materi promo mereka ini. Namun bila ditelaah lebih dalam kalian bakal ngerasain feel Cannibal Corpse diera Corpsegrinder. Riffing yang cukup lumayan kental nuansanya dengan komposisi aransemen yang lumayan berat banget. Pattern-pattern yang dimainkan secara periodik, massive dan catchy. Struktur bassnya sedikit terdengar tebal. Sound yang dihasilkan pada drum cukup heavy dan menendang telinga dimana memang sudah merujuk pada pola DOF. Lumayan tajam dan brutal. Nah, yang saya salut adalah pada bagian vokal yang saya tahu Nando berada diband Brutal dengan teknik Ultra Gutturalnya namun sempat kaget ketika mendengarkan ini lumayan deep pada growlnya bahkan hingga screamnya terdengar sangat menakutkan. Semakin lama tensi yang dimainkan semakin menarik dan fleksibel. Cukup dinanti untuk kelanjutan full lenghtnya.

Layout yang simple namun berisikan lirik-lirik jahat didalamnya yang terasa cukup gelap dengan artwork yang abstrak. Komposisi dari beberapa personil yang saling bersinkronisasi satu sama lain  ditambah mixing dan mastering handal ditangan Ridho Gubuckgor Studio menambah cita rasa yang tebal.

Personil:
Ferlando Sutanto: Vokal
Raden Aces: Gitar
Fahmi Turum: Bass
Yunior Efraim: Drum

Rate: 8/10

Comments