DELIRIUM CARNAGE - MONSTRUM VEL PRODIGIUM (2019)
KONSEP TATANAN KIAMAT DUNIA DALAM MONSTRUM VEL PRODIGIUM
Band: Delirium Carnage
Asal: Malang, Jawa Timur
Genre: Brutal Death Metal
Album Monstrum Vel Prodigium dirilis via Disembowel Records
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Deranged Purification
2. Monstrum Vel Prodigium
3. Pulverized
4. 666 Rounds
5. Havocking World
6. Sorga Darah Nanah
7. Monstrous Birth to the Worlds Light (Instrumental)
8. Profan Dystopia
9. Incinerate the Stake
Personil:
Punjung Riot: Vokal
Mentho: Gitar
Dimas: Bass
Anton: Drum
Rate: 9/10
Band: Delirium Carnage
Asal: Malang, Jawa Timur
Genre: Brutal Death Metal
Album Monstrum Vel Prodigium dirilis via Disembowel Records
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Deranged Purification
2. Monstrum Vel Prodigium
3. Pulverized
4. 666 Rounds
5. Havocking World
6. Sorga Darah Nanah
7. Monstrous Birth to the Worlds Light (Instrumental)
8. Profan Dystopia
9. Incinerate the Stake
Sekumpulan orang dari berbagai project yang berada dikota Malang
dikumpul menjadi satu kekuatan utuh bernama Delirium Carnage. Mengusung
konsep judul Monstrum Vel Prodigium yang mengisahkan cerita tentang
datangnya hari kiamat dengan literasi yang cukup ekspresif didukung
dengan musikalitas yang agresif mencerminkan betapa kuatnya project ini
diskena BDM Indonesia. Marxisme yang terejakulasi masokisme memberangus
tiap-tiap moral bumi pertiwi.
Unit BDM yang satu ini mengingatkan saya kepada band satu kota nya yaitu Rottenomicon namun dengan versi lebih beratnya. Setelah promo ditahun 2015 dengan berisikan 2 materi namun materi mereka tidak ditinggal begitu saja. Mereka meracik apik kedua materi itu dalam album Monstrum Vel Prodigium ini. It's absolutely fast track and killer! Dimulai dari track pertama mereka tidak mengusung intro instrument namun langsung menghajar keras lewat hentakan blast beat dan groovy tempo! Heavy Downstroke and fast riffing namun tempo mereka tidak ngebut-ngebut amat karena mereka memuat unsur kepadatan dibanding kecepatan. Track ke 2 merupakan single anyar mereka yang sama dengan judul album ini. Double pedat yang sangat rapat sekali! Tetap memainkan pola heavy blast beat dengan groovy blast! Alunan riffing yang menggila dengan speed diatas rata-rata.
Track ke 3 merupakan track dimana sebelumnya berada dalam promo lama mereka namun kini dibuat lebih megah dari segi sound dengan mixing-mastering yang cukup apik. Track ke 4 berjudul 666 Rounds sedikit menurunkan tempo serangan berbahaya dari ketukan drum namun ditutupi dengan alunan riffing yang pada dan pattern yang cukup asik didengar. Track ke 5 ada Havocking World yang judul sebelumnya adalah Obliteration Deformed Land. Vokal awalan dengan teknik guttural yang sangat mencekam. Disini tempo kembali naik menghentak seluruh lapisan pendengaran! Track ke 6 merupakan Sorga Darah Nanah merupakan track adaptasi dari band sekota yaitu Keramat dimana Ex-vokal ini merupakan vokalis dari Rottenomicon dan langsung yang arrange lagu ini serta vokal track didalam album ini. Ditrack berbahasa Indonesia mereka sangat totalitas dari permainan BDM konsep Groovy! Konsistensi dan Dinamis menjadi poin tambahan dalam track ini.
Track ke 8 merupakan Interlude/Instrumental track sebagai cooling down sebelum menghajar kembali lewat track Profan Dystopia. Tempo Profan Dystopia rupanya memancing kembali hasrat brutal untuk menembus ruang dimensi pendengaran dan pikiran dengan hentakan yang sangat konsisten hingga menuju akhir lagu, Pokoknya padat merayap tidak bakalan ada ruang jeda sedikitpun. Track terakhir menjadi puncak penutup permainan mereka dengan double pedal yang sangat apik dan lebih rapat!
Guttural yang dibawakan lumayan melengking dan berat! Riffing gitar yang semakin menjadi karena mereka tidak memainkan secara dry jadinya Easy listening dari track pertama hingga terakhir. Pinch harmonic juga ditonjolkan apalagi ditambah downtempo dan dentuman gravity bomb blast ditengah lagu terakhir ini. Tempo mereka variasi dengan tempo high and low, kecepatan riffing yang tidak terduga! Secara keseluruhan mereka telah menampilkan sebuah debut album yang sangat megah dan juga aggresif!
Unit BDM yang satu ini mengingatkan saya kepada band satu kota nya yaitu Rottenomicon namun dengan versi lebih beratnya. Setelah promo ditahun 2015 dengan berisikan 2 materi namun materi mereka tidak ditinggal begitu saja. Mereka meracik apik kedua materi itu dalam album Monstrum Vel Prodigium ini. It's absolutely fast track and killer! Dimulai dari track pertama mereka tidak mengusung intro instrument namun langsung menghajar keras lewat hentakan blast beat dan groovy tempo! Heavy Downstroke and fast riffing namun tempo mereka tidak ngebut-ngebut amat karena mereka memuat unsur kepadatan dibanding kecepatan. Track ke 2 merupakan single anyar mereka yang sama dengan judul album ini. Double pedat yang sangat rapat sekali! Tetap memainkan pola heavy blast beat dengan groovy blast! Alunan riffing yang menggila dengan speed diatas rata-rata.
Track ke 3 merupakan track dimana sebelumnya berada dalam promo lama mereka namun kini dibuat lebih megah dari segi sound dengan mixing-mastering yang cukup apik. Track ke 4 berjudul 666 Rounds sedikit menurunkan tempo serangan berbahaya dari ketukan drum namun ditutupi dengan alunan riffing yang pada dan pattern yang cukup asik didengar. Track ke 5 ada Havocking World yang judul sebelumnya adalah Obliteration Deformed Land. Vokal awalan dengan teknik guttural yang sangat mencekam. Disini tempo kembali naik menghentak seluruh lapisan pendengaran! Track ke 6 merupakan Sorga Darah Nanah merupakan track adaptasi dari band sekota yaitu Keramat dimana Ex-vokal ini merupakan vokalis dari Rottenomicon dan langsung yang arrange lagu ini serta vokal track didalam album ini. Ditrack berbahasa Indonesia mereka sangat totalitas dari permainan BDM konsep Groovy! Konsistensi dan Dinamis menjadi poin tambahan dalam track ini.
Track ke 8 merupakan Interlude/Instrumental track sebagai cooling down sebelum menghajar kembali lewat track Profan Dystopia. Tempo Profan Dystopia rupanya memancing kembali hasrat brutal untuk menembus ruang dimensi pendengaran dan pikiran dengan hentakan yang sangat konsisten hingga menuju akhir lagu, Pokoknya padat merayap tidak bakalan ada ruang jeda sedikitpun. Track terakhir menjadi puncak penutup permainan mereka dengan double pedal yang sangat apik dan lebih rapat!
Guttural yang dibawakan lumayan melengking dan berat! Riffing gitar yang semakin menjadi karena mereka tidak memainkan secara dry jadinya Easy listening dari track pertama hingga terakhir. Pinch harmonic juga ditonjolkan apalagi ditambah downtempo dan dentuman gravity bomb blast ditengah lagu terakhir ini. Tempo mereka variasi dengan tempo high and low, kecepatan riffing yang tidak terduga! Secara keseluruhan mereka telah menampilkan sebuah debut album yang sangat megah dan juga aggresif!
Personil:
Punjung Riot: Vokal
Mentho: Gitar
Dimas: Bass
Anton: Drum
Rate: 9/10



Comments
Post a Comment