FETAL BLEEDING - THE QUEST OF IMMORTALITY (2018)
RITUAL KEABADIAN MELALUI MAYAT SUKU AGHORI
Band: Fetal Bleeding
Asal: Bogor, Jawa Barat
Genre: Brutal Death Metal
Album The Quest Of Immortality dirilis via Brute! Productions
Format: CD Pro
Tahun: 2018
Track:
1. ...as Torture Become Lust: 03:30
2. Sugra: 03:54
3. Consuming Human Flesh Malediction: 04:22
4. Legion of Delusion: 02:25
5. Grief Cavity: 04:49
6. Salvation by Death: 03:08
7. Wallow in Defeat: 03:01
8. The Useless One Bleeds: 02:29
9. The Last Rites: 04:09
Bangsa India memiliki suku paling mengerikan hingga saat ini masih tegak berdiri. Kisah suku ini mengenai berbagai pemujaan untuk keabadian dengan meminta kepada Dewa Siwa. Mengerikan serta misterius karena mereka juga termasuk golongan Kanibalis dengan memakan mayat dari sukunya sendiri. Tengkorak serta abu pun dibuat menjadi pemujaan bagi mereka untuk mendapatkan kekuatan serta keabadian yang sempurna. Rangkaian cerita inipun tertuang dalam 9 track yang sangat mengerikan!.
Setelah muncul kembali dengan formasi terbaru mereka sepertinya memang tidak perlu banyak omong kosong. Mereka bergerak cepat untuk menyelesaikan karya mereka. Jauh dari konsep dan sound sebelumnya dan juga masuknya Wawan dari Gore Infamous menambah konsep semakin brutal. Instrumen semua dikerjakan dengan sangat matang hingga akhirnya dieksekusi di Masterplan Studio Bandung.
Konsep yang ditawarkan memang terasa sangat kelam dan juga cepat. Soundnya pun lebih crunchy dan padat seperti Deeds of Flesh dan Cerebral Effusion. Diawal track sudah disajikan dentuman blasting dan riffing cepat. Uniknya disini disajikan melodi solo dari sang gitaris. Tak hanya bermain cepat saja mereka juga mengkonsepkan down tempo jadi tidak hanya terdengar kebut-kebutan semata. Menuju track-track selanjutnya semakin meliar ala CE. Kalau CE memang identik dengan ketukan snare yang ringan tetapi untuk Fetal Bleeding diberi sisipan soundnya yang membuat terkesan lebih heavy. Mereka menyelipkan track untuk instrumental dengan backsound yang sangat mencekam seperti banyaknya korban yang dijadikan ritual hitam ini.
Dari 9 track tersebut terdapat beberapa track dengan featuring beberapa vokal ternama dan juga gitaris untuk mengisi partnya. Aditya (Gerogot, Raw, Brain Damage) mengisi ditrack ke 3, Panyawat (Intricated) ditrack ke 7, Syn Taguchi (Undead Daredevil) ditrack terakhir dan juga part gitar diisi oleh Ridho (Choria, Infitar, Killathena) ditrack ke 8.
Overall type Brutalan seperti banyak diusung oleh band-band lokal tanah air dan untuk Fetal Bleeding sendiri juga mencoba untuk merubah konsep sound dari EP sebelumnya dengan format personil yang baru. Sedikit terdengar part yang sama tidak membuat musikalitas mereka bermain disitu-situ aja. Justru inilah gebrakan setelah beberapa tahun kembali hadir ke jagad musik Death Metal tanah air.
Personil:
Yogga: Vokal
Lank: Gitar, Bass
Wawan: Drum
Rate: 8,5/10
Band: Fetal Bleeding
Asal: Bogor, Jawa Barat
Genre: Brutal Death Metal
Album The Quest Of Immortality dirilis via Brute! Productions
Format: CD Pro
Tahun: 2018
Track:
1. ...as Torture Become Lust: 03:30
2. Sugra: 03:54
3. Consuming Human Flesh Malediction: 04:22
4. Legion of Delusion: 02:25
5. Grief Cavity: 04:49
6. Salvation by Death: 03:08
7. Wallow in Defeat: 03:01
8. The Useless One Bleeds: 02:29
9. The Last Rites: 04:09
Bangsa India memiliki suku paling mengerikan hingga saat ini masih tegak berdiri. Kisah suku ini mengenai berbagai pemujaan untuk keabadian dengan meminta kepada Dewa Siwa. Mengerikan serta misterius karena mereka juga termasuk golongan Kanibalis dengan memakan mayat dari sukunya sendiri. Tengkorak serta abu pun dibuat menjadi pemujaan bagi mereka untuk mendapatkan kekuatan serta keabadian yang sempurna. Rangkaian cerita inipun tertuang dalam 9 track yang sangat mengerikan!.
Setelah muncul kembali dengan formasi terbaru mereka sepertinya memang tidak perlu banyak omong kosong. Mereka bergerak cepat untuk menyelesaikan karya mereka. Jauh dari konsep dan sound sebelumnya dan juga masuknya Wawan dari Gore Infamous menambah konsep semakin brutal. Instrumen semua dikerjakan dengan sangat matang hingga akhirnya dieksekusi di Masterplan Studio Bandung.
Konsep yang ditawarkan memang terasa sangat kelam dan juga cepat. Soundnya pun lebih crunchy dan padat seperti Deeds of Flesh dan Cerebral Effusion. Diawal track sudah disajikan dentuman blasting dan riffing cepat. Uniknya disini disajikan melodi solo dari sang gitaris. Tak hanya bermain cepat saja mereka juga mengkonsepkan down tempo jadi tidak hanya terdengar kebut-kebutan semata. Menuju track-track selanjutnya semakin meliar ala CE. Kalau CE memang identik dengan ketukan snare yang ringan tetapi untuk Fetal Bleeding diberi sisipan soundnya yang membuat terkesan lebih heavy. Mereka menyelipkan track untuk instrumental dengan backsound yang sangat mencekam seperti banyaknya korban yang dijadikan ritual hitam ini.
Dari 9 track tersebut terdapat beberapa track dengan featuring beberapa vokal ternama dan juga gitaris untuk mengisi partnya. Aditya (Gerogot, Raw, Brain Damage) mengisi ditrack ke 3, Panyawat (Intricated) ditrack ke 7, Syn Taguchi (Undead Daredevil) ditrack terakhir dan juga part gitar diisi oleh Ridho (Choria, Infitar, Killathena) ditrack ke 8.
Overall type Brutalan seperti banyak diusung oleh band-band lokal tanah air dan untuk Fetal Bleeding sendiri juga mencoba untuk merubah konsep sound dari EP sebelumnya dengan format personil yang baru. Sedikit terdengar part yang sama tidak membuat musikalitas mereka bermain disitu-situ aja. Justru inilah gebrakan setelah beberapa tahun kembali hadir ke jagad musik Death Metal tanah air.
Personil:
Yogga: Vokal
Lank: Gitar, Bass
Wawan: Drum
Rate: 8,5/10



Comments
Post a Comment