HELLHOUND - THEIKO SYMPLEGMA (2018)

 
SAYAP IKARUS YANG MEMBUTAKAN SANG JURU SELAMAT

Band: Hellhound
Asal: Malang, Jawa Timur
Genre: Death Metal

Album Theiko Symplegma dirilis via independent
Format: CD Pro
Tahun: 2018
Track:
1. Theta
2. Alpha Impulse
3. Abses Pigmalion
4. Bingkai Labirin
5. Cosmic Tragedy
6. Delusi Juru Selamat
7. Eksil Sang Bintang Timur
8. God Complex
9. Eternal Recurrence
10. The Recollection Of Icarus

Mengambil dari sastra Alusi Biblikal dengan mengangkat naratif cerita kanonik seperti mitos Dewa-Dewa Yunani dan Tuhan-Tuhan Agama Samawi ini menjadi cerita yang menarik perhatian yang dikemas menjadi 10 track mahakarya dari Hellhound. Pada inti cerita dari album ini adalah ketuka sosok Demigod, Ikarus, dan Daedalus menempa dua pasang sayap lilin tetapi ada kejadian dimana Ikarus menyelamatkan diri dari reruntuhan dan dendam Nemesis namun Ikarus mati dan sayapnya jatuh disaat Perang Maha Besar dan memberikan kepada para Daging Tanah menjadi sebuah berkah. Satu Daging Tanah melebur berkat saya Ikarus dan mengambil peran sebagai Sang Juru Selamat bagi bangsanya.
 
Namun, para Malaikat menghadang hingga Sang Juru Selamat berhasil membawa mereka yang terpilih dan mereka menyembah Sang Juru Selamat yang dibutakan oleh Sayap Ikarus. Dalam 10 track ini secara musikalitas membawa saya kepada nuansa Obituary, Deicide dan Cannibal Corpse era Barnes. Saya memperhatikan setiap riff gitar yang varian dan kesannya seperti Technical Death Metal dan juga permainan teknikal dari Bass. Pattern drum yang ditawarkan sangat rapat dan padat seperti tidak ada celah memainkan low tempo! Vokal sendiri memang menurut saya seperti era Vokal Chris Barnes, kesannya seperti Chris Barnes yang berada dicakupan band Technical Death Metal.
 
Tema yang diangkat juga berbeda dari album sebelumnya dan memang untuk album ini ada pergantian vokal dan bass. Dan ini menjadi kejutan juga buat saya sendiri karena konsep yang diangkat juga lumayan matang. Dari kedua personil yang hadir mampu menghasilkan sinergi energi kreatif. Dinamika pengulangan pattern yang menjadi ciri khas band ini tidak serta merta menganggap sebagai hal yang monoton justru kalau kamu mendengarkan fisiknya mereka pasti akan tau variasinya. Literasi yang bagus dibalut dengan musik yang teknikal menjadi sesuatu yang dirasa sempurna.

Personil:
Habib: Vokal
Tri Andika: Gitar
Budi: Gitar
Elmipa: Bass
Sahi: Drum

Rate: 10/10

Comments

Popular Posts