KATALIMENG - LOST (2019)
MAKHLUK BUAS DARI SELATAN YANG TERSESAT
Band: Katalimeng
Asal: Palabuhan Ratu, Jawa Barat
Genre: Brutal Death Metal
EP Lost dirilis via Nocturnal Kampret Records
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. We Are The Beast From South (Intro)
2. Mulih Ka Jati Mulang Ka Asal
3. Dogma Perang
4. Selebrasi Luka Distorsi
5. Lost
Personil:
Danis P. Giantara: Vokal
Cote Cong: Gitar
Jalu Nandar: Drum
Rate: 8,5/10
Band: Katalimeng
Asal: Palabuhan Ratu, Jawa Barat
Genre: Brutal Death Metal
EP Lost dirilis via Nocturnal Kampret Records
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. We Are The Beast From South (Intro)
2. Mulih Ka Jati Mulang Ka Asal
3. Dogma Perang
4. Selebrasi Luka Distorsi
5. Lost
Katalimeng merupakan trio project dari Palabuhanratu dimana terbentuk
dalam suatu komunitas bernama Palabuhanratu Death Metal Militia pada
tahun 2013 yang menjadi saksi sejarah terbentuk nya band ini beriringan
dengan terbentuknya komunitas PDMM. Katalimeng menjadi nama yang unik
sekaligus menjadi filosofi tersendiri bagi para personil. Diambil dari
bahasa Sunda yang berarti "Tersesat". Memang terlihat biasa saja dari
nama Band ini tetapi permainan mereka luar bisa dengan mencampur US BDM
Style dan Indonesia Pure BDM. Mereka terinfluence dari band-band seperti
Disgorge, Suffocation, Dying Fetus, Bleeding Corpse, Jasad, Lumpur,
serta Gore Infamous. Dirilis dengan label independent bernama Nocturnal
Kampret Records berhasil merilis EP ini dan menjadi suatu survival
dimana band yang berdiri dengan merilis EP secara Independent ke
khalayak Metalhead Indonesia.
1 intro dan 4 track menjadi sebuah kekuatan dari EP ini dengan 3 bahasa yang direkam yaitu Indonesia, Inggris dan Sunda. Diawali dengan Intro yang menggambarkan sebuah mahkluk buas bisa dikatakan penggambaran dari 3 personil yang datang dari Selatan dan tersesat dengan alunan soundtrack pengiring dan langsung melakukan distorsi double pedal dan ketukan snare blast beat. Komposisi variasi Cymbal juga membuat lebih warna dari musikalitas Katalimeng. Alunan downstroke pada intro ini cukup heavy.
Masuk pada track demi track dengan track ke-2 berbahasa Sunda. Sudah menampakkan sound-sound heavy modern Brutal Disgorge maupun Dying Fetus. Tidak ada kata ampun dari permainan Katalimeng, semuanya padat merayap gak bakal berhenti ngebut karena gak ada remnya! Pola pattern pengulangan terselip dari track ini. Intonasi vokal dengan kekuatan growl yang sangat heavy mampu menampilkan keberingasan.
Track ke 3 dan 4 merupakan track berbahasa Indonesia. Tetap pada pola permainan beringas mereka tanpa menaikan atau menurunkan tempo, tempo stabil dengan tensi tinggi cukup menguras tenaga dan menggilas telinga semakin dalam. Disini sudah mulai tampak dari beberapa influence lokal yang disebutkan dengan sedikit alunan Sundanese. Ritme nada yang clean dan dinamis menampilkan karakteristik dari Katalimeng. Track terakhir berbahasa Inggris yaitu Lost semakin menggugah distorsi mereka untuk menendang telinga dengan tingkat kepadatan yang hampir diambang batas. Dengan riffing-riffing yang dry dan balutan Pinch harmonic yang melejit bakal menjadi memori pengingat kita kepada band satu ini. Performa yang sangat apik dan juga power yang mumpuni.
1 intro dan 4 track menjadi sebuah kekuatan dari EP ini dengan 3 bahasa yang direkam yaitu Indonesia, Inggris dan Sunda. Diawali dengan Intro yang menggambarkan sebuah mahkluk buas bisa dikatakan penggambaran dari 3 personil yang datang dari Selatan dan tersesat dengan alunan soundtrack pengiring dan langsung melakukan distorsi double pedal dan ketukan snare blast beat. Komposisi variasi Cymbal juga membuat lebih warna dari musikalitas Katalimeng. Alunan downstroke pada intro ini cukup heavy.
Masuk pada track demi track dengan track ke-2 berbahasa Sunda. Sudah menampakkan sound-sound heavy modern Brutal Disgorge maupun Dying Fetus. Tidak ada kata ampun dari permainan Katalimeng, semuanya padat merayap gak bakal berhenti ngebut karena gak ada remnya! Pola pattern pengulangan terselip dari track ini. Intonasi vokal dengan kekuatan growl yang sangat heavy mampu menampilkan keberingasan.
Track ke 3 dan 4 merupakan track berbahasa Indonesia. Tetap pada pola permainan beringas mereka tanpa menaikan atau menurunkan tempo, tempo stabil dengan tensi tinggi cukup menguras tenaga dan menggilas telinga semakin dalam. Disini sudah mulai tampak dari beberapa influence lokal yang disebutkan dengan sedikit alunan Sundanese. Ritme nada yang clean dan dinamis menampilkan karakteristik dari Katalimeng. Track terakhir berbahasa Inggris yaitu Lost semakin menggugah distorsi mereka untuk menendang telinga dengan tingkat kepadatan yang hampir diambang batas. Dengan riffing-riffing yang dry dan balutan Pinch harmonic yang melejit bakal menjadi memori pengingat kita kepada band satu ini. Performa yang sangat apik dan juga power yang mumpuni.
Personil:
Danis P. Giantara: Vokal
Cote Cong: Gitar
Jalu Nandar: Drum
Rate: 8,5/10



Comments
Post a Comment