KAZED - CULTURE AND MYTH (2019)
MENCERMATI SISI MISTIS DALAM KULTUR DAN MITOS NUSANTARA
Band: Kazed
Asal: Pekanbaru, Riau
Genre: Ethnic Black Metal/Javanese Black Metal
Album Culture And Myth dirilis via Edelweiss Productions
Tahun: 2019
Format: CD
Tracklist:
1. Intro
2 Braja Musti
3. Bandung Bondowoso
4. Jaran Kepang
5. Santet
6. Fiksi Babad Tanah Jawi
7. Budaya Setan
8. Outro
Personil:
Ali: Vokal
Cibung: Gitar
Ucal: Bass
Amad: Drum
Rate: 9/10
Band: Kazed
Asal: Pekanbaru, Riau
Genre: Ethnic Black Metal/Javanese Black Metal
Album Culture And Myth dirilis via Edelweiss Productions
Tahun: 2019
Format: CD
Tracklist:
1. Intro
2 Braja Musti
3. Bandung Bondowoso
4. Jaran Kepang
5. Santet
6. Fiksi Babad Tanah Jawi
7. Budaya Setan
8. Outro
Indonesia yang kental dengan beragam kultur serta mitos-mitos yang
berkembang di masyarakat sejak turun temurun. Beragam budaya termasuk
budaya dan mitos mistik sangatlah pekat serta menghantui segilintir
orang. Budaya Jawa identik dan sangat lekat pada masyarakat luas karena
beberapa pandang sudut memang mempunyai unsur magis yang kuat. Seperti
band Black Metal yang satu ini yang lahir di Pekanbaru mencoba untuk
mengutip beberapa budaya dan unsur magis yang ada. Budaya seperti Jaran
Kepang, cerita mengenai sang otot kawat balung wesi Bandung Bondowoso
atau dikenal Gatot Kaca serta mitos keberadaan Santet. Namun jika
ditelaah lebih lanjut justru mengandung pesan moral karena sudah banyak
manusia yang memanfaatkan unsur magis untuk harta, tahta bahkan untuk
kebahagiaan atau hiburan. Sangat unik ketika band tanah Sumatra
mengangkat konsep Javanese, iya memang itu suatu bentuk keragaman!.
Mengenai konsep Javanese Black Metal itu sendiri ini adalah salah satu dari sekian banyak band Javanese BM seperti Santet, Jolo Sukmo, Mendiang Romo, Crematorium dan lain-lain dan segilintir band yang memadukan teatrikal bahkan cruelty dalam pembawaan materinya alias Ritual. Namun, Kazed sendiri mencoba untuk menjadi dirinya sendiri dengan unsur sound yang modern, padat namun tetap mengalun! Sound yang dibentuk pun memang cukup modern waktu didengarkan full tracknya namun bukan berarti sepenuhnya modern mereka menyisipkan sound raw yang sangat crunchy dan menggigit!
Mereka menggarap materi sejak tahun 2016 memang tidak mudah untuk mengangkat konsep serta kreatifitas sound agar tidak terdengar seperti band Ethnic BM lainnya.
Masuk kedalam track demi track nya, sedikit informasi bahwa ada miss tracklist antara Bandung Bondowoso dan Jaran Kepang tapi whatever lah yah yang penting itu untuk didengar dan dipahami lebih lanjut! Masuk kedalam intro alias pembuka dari segala track yang membawa kita kedalam hal mistis Nusantara dengan alunan denting Jawa. Dilanjut ke track Braja Musti yang pekat akan ajian dimana bisa membuat kekuatan kepada kita. Tidak main-main mereka langsung menggeber kencang dengan blast beat dan cymbal serta diiringi melodi riffing yang mengalun. Distorsinya pun saya pikir ada sedikit bumbu Death Metalnya. Dilanjut track ke 3 yang sebenarnya Bandung Bondowoso tetapi ketika diplay ada lagu Jaran Kepang. Lagu Jaran Kepang ini andalan mimin dimana sound nya semakin cepat. Diawali dengan instrumental kelam dilanjut ketukan drum yang terdengar seperti pembuka lagu War Black Metal. Ajian dalam Jaran Kepang turut menambah kemagisan dalam track ini bisa dibilang track ini Kvlt, Epic dan Blasphemy!
Lanjut track Bandung Bondowoso dan 3 track lainnya temponya lebih bervariatif lagi. Disini sudah terlihat sound raw Black Metal 90an, pada awal track Bandung Bondowoso dimulai dengan petikan gitar yang cukup mengingatkan saya pada band-band seperti Mayhem, Marduk, Gorgoroth bahkan Dark Throne tipe lama. Pada tiap track diisi dengan melodi riff ala Jawa tetapi dengan balutan distorsi yang cepat pada ketukan blast beat snare. Hawa dari permainan mereka diawal hingga menuju akhir sangat hidup sekali mencoba saya untuk mencermati sound-sound mereka dan permainan irama mereka. Tentunya bisa dibilang easy listening dan catchy crunch! Tidak lengkap bahwasanya lirik mereka Indonesia dicampur dengan bahasa dan ajian Jawa membuat track demi track hingga outronya pun bernuansakan kelam! Pada vokal sendiri dengan dominasi Growl ini mengingatkan saya pada salah satu band Ethnic BM asal Tangerang yang kini sudah tidak aktif yaitu Crematorium. Vokal yang sangat menjiwai diselingi alunan scream vokal yang sangat epic dan ciamik! Pada unsur bass sendiri ini menambah kepadatan dan keganasan sound mereka yang membuat sangat rapat sekali. Salah satu band Ethnic BM yang menurut saya cukup variatif, blasphemy, kvlt dan sangat berdistorsi. Soundnya pun balance antara modern dengan raw apalagi dimixing mastering oleh Insidious Soundlab kebayang kan megah soundnya? Jangan lewatkan band ini dengan membeli CD nya yang dicetak secara limited!
Mengenai konsep Javanese Black Metal itu sendiri ini adalah salah satu dari sekian banyak band Javanese BM seperti Santet, Jolo Sukmo, Mendiang Romo, Crematorium dan lain-lain dan segilintir band yang memadukan teatrikal bahkan cruelty dalam pembawaan materinya alias Ritual. Namun, Kazed sendiri mencoba untuk menjadi dirinya sendiri dengan unsur sound yang modern, padat namun tetap mengalun! Sound yang dibentuk pun memang cukup modern waktu didengarkan full tracknya namun bukan berarti sepenuhnya modern mereka menyisipkan sound raw yang sangat crunchy dan menggigit!
Mereka menggarap materi sejak tahun 2016 memang tidak mudah untuk mengangkat konsep serta kreatifitas sound agar tidak terdengar seperti band Ethnic BM lainnya.
Masuk kedalam track demi track nya, sedikit informasi bahwa ada miss tracklist antara Bandung Bondowoso dan Jaran Kepang tapi whatever lah yah yang penting itu untuk didengar dan dipahami lebih lanjut! Masuk kedalam intro alias pembuka dari segala track yang membawa kita kedalam hal mistis Nusantara dengan alunan denting Jawa. Dilanjut ke track Braja Musti yang pekat akan ajian dimana bisa membuat kekuatan kepada kita. Tidak main-main mereka langsung menggeber kencang dengan blast beat dan cymbal serta diiringi melodi riffing yang mengalun. Distorsinya pun saya pikir ada sedikit bumbu Death Metalnya. Dilanjut track ke 3 yang sebenarnya Bandung Bondowoso tetapi ketika diplay ada lagu Jaran Kepang. Lagu Jaran Kepang ini andalan mimin dimana sound nya semakin cepat. Diawali dengan instrumental kelam dilanjut ketukan drum yang terdengar seperti pembuka lagu War Black Metal. Ajian dalam Jaran Kepang turut menambah kemagisan dalam track ini bisa dibilang track ini Kvlt, Epic dan Blasphemy!
Lanjut track Bandung Bondowoso dan 3 track lainnya temponya lebih bervariatif lagi. Disini sudah terlihat sound raw Black Metal 90an, pada awal track Bandung Bondowoso dimulai dengan petikan gitar yang cukup mengingatkan saya pada band-band seperti Mayhem, Marduk, Gorgoroth bahkan Dark Throne tipe lama. Pada tiap track diisi dengan melodi riff ala Jawa tetapi dengan balutan distorsi yang cepat pada ketukan blast beat snare. Hawa dari permainan mereka diawal hingga menuju akhir sangat hidup sekali mencoba saya untuk mencermati sound-sound mereka dan permainan irama mereka. Tentunya bisa dibilang easy listening dan catchy crunch! Tidak lengkap bahwasanya lirik mereka Indonesia dicampur dengan bahasa dan ajian Jawa membuat track demi track hingga outronya pun bernuansakan kelam! Pada vokal sendiri dengan dominasi Growl ini mengingatkan saya pada salah satu band Ethnic BM asal Tangerang yang kini sudah tidak aktif yaitu Crematorium. Vokal yang sangat menjiwai diselingi alunan scream vokal yang sangat epic dan ciamik! Pada unsur bass sendiri ini menambah kepadatan dan keganasan sound mereka yang membuat sangat rapat sekali. Salah satu band Ethnic BM yang menurut saya cukup variatif, blasphemy, kvlt dan sangat berdistorsi. Soundnya pun balance antara modern dengan raw apalagi dimixing mastering oleh Insidious Soundlab kebayang kan megah soundnya? Jangan lewatkan band ini dengan membeli CD nya yang dicetak secara limited!
Personil:
Ali: Vokal
Cibung: Gitar
Ucal: Bass
Amad: Drum
Rate: 9/10



Comments
Post a Comment