LAST BLOOD - ARUS LIAR (2018)

 
MELAWAN FANATISME DUNIA YANG TERJERAT DALAM ARUS LIAR

Band: Last Blood
Asal: Jakarta Timur
Genre: Metalcore

Album Arus Liar dirilis via Biji Kopi Records
Format: CD-Pro
Tahun: 2018
Track:
1. Intro
2. Arus Liar
3. Antara Tuhan Dan Setan
4. Hitam
5. Die For Nothing
6. Petaka Hina
7. Pertengkaran Jiwa
8. Traitor
9. Cacat Moral
10. Lawan Mekanisme Dunia

Fanatisme atau fanatik terhadap sesuatu hal ini menjadi kegelisahan para personil Last Blood ini. Kegelisahan itu bermunculan karena banyak dari manusia di era modernisasi sekarang ini yang cenderung mempunyai pola pikir serta gaya hidup yang liar. Bahkan dari situlah manusia bisa terjerat dalam hitamnya dunia serta berbagai macam pembodohan. Well, dari segi tema cerita itu semua dirangkum kedalam 10 Track ciamik yang sangat heavy dengan mengusung genre Metalcore. Berdiri ditahun 2015 dimana mereka mengusung nama Last Blood sebagai artian dimana mengangkat kisah pahit perjuangan para personil dalam membangun sebuah band dan melanjutkan dalam bentuk kaya. Personil terdahulu ialah Alan, Monang, Agoy, Icha dan Krisna hingga pertengahan 2017 hanya menyisakan Alan dan Agoy.

Kemudian dengan masuknya beberapa amunisi baru sehingga membentuk kembali formasi solid, Agoy (drum), Binyo (bass), Alan (Guitar), Adhit (Guitar) dan Rizal (Vocal). Seiring berjalannya waktu mereka menggarap materi yang memakan waktu singkat hanya 1 bulan serta dengan berbagai rintangan yang mereka hadapi salah satunya adalah para personil mempunyai passion/genre yang berbeda-beda namun hebatnya dari perbedaan itu juga mereka tetap kompak dan menelurkan sebuah album. Dirilis oleh label yang cukup ternama yaitu Biji Kopi Records mereka tidak main-main untuk mengusung musik ini serta penggarapan album mereka.

Well, berbicara mengenai album yang berkonsep genre Metalcore ini ada banyak sekali acuan yang saya tangkap. Sound dari beberapa band Metalcore lokal dan luar masuk menjadi satu dialbum ini. Dari mulai sound Burgerkill, Parau, MMI, Kapital bahkan groovy part LOG dan pattern riff Nectura hadir semua. Bener-bener heavy ultra Metalcore. Dimulai dari intro yang seperti gamelan Jawa dan saya melihat artwork nya ada sosok wanita dengan pakaian adat jawa serta sosok seorang pejuang samura, cukup membuat saya terheran. Masuk ditrack 2,3,4 dimana track kedua single andalan yang juga sudah ada videoclip nya.Teriakan lantang sang vokalis meneriak dengan lantang. Khusus ditrack 2,3,4 sound seperti alunan album Burgerkill "Adamantine" dengan permainan teknikal serta speed yang lumayan ngebut. Cuma saat riff solo di Arus Liar ada sedikit terdengar miss. Track ke 5 merupakan bagian interlude yah yang cukup mewarnai juga sebelum masuk ketrack selanjutnya.

Ditrack ke 6 permainan semakin ngebut layaknya Miss May I dan juga ada perubahan sound vokal yang semakin heavy dan lantang. Ditambah dengan back vokal yang sangat padat dengan growlnya. Memasuki track-track ini semua diwarnai dengan clean vokal ala Kapital. Masuk ke track 7 permainan dan sound MMI semakin lekat terdengar dan vokal semakin tidak terkendali ganas menghajar. Masuk ditrack 8,9,10 permainan kembali dengan tempo sedikit slow dan juga clean vokal yang sedikit dominan. Overall dari yang saya tangkap disini semua diwarnai dengan riff solo yang sangat menggelegar suaranya serta catchy dan crunchy dibalut sentuhan groovy sedikit breakdown. Intinya semua pemikiran tentang genre masuk kedalam album ini dan mereka mampu mengkonsepkan kedalam 1 jenis genre.

Personil:
Rizal: Vokal
Alan: Gitar
Adhit: Gitar
Agoy: Drum
Binyo: Bass

Rate: 9/10

Comments

Popular Posts