PARANOID DESPIRE - MAJASTY (2018)
MENYUSURI WARISAN LELUHUR YANG TERPISAH DARI KERAJAAN MAJAPAHIT
Band: Paranoid Despire
Asal: Surakarta, Jawa Tengah
Genre: Death Metal
Album Majasty dirilis via Alengka Management
Track:
1. Mist Thick
2. Ink Blood
3. Veil Evil
4. Cataclysmic
5. Ignited Soil
6. Slowly Killed Inside
7. Flowen From The Dark Impulsion
8. Disappear In The Dessert
9. Emptiness Possessed
Format: CD Pro
Tahun: 2018
Band: Paranoid Despire
Asal: Surakarta, Jawa Tengah
Genre: Death Metal
Album Majasty dirilis via Alengka Management
Track:
1. Mist Thick
2. Ink Blood
3. Veil Evil
4. Cataclysmic
5. Ignited Soil
6. Slowly Killed Inside
7. Flowen From The Dark Impulsion
8. Disappear In The Dessert
9. Emptiness Possessed
Format: CD Pro
Tahun: 2018
Dimasa silam kerajaan Majapahit mempunyai warisan senjata leluhur tapi kini sudah terpisah diberbagai tempat dan menyisakan 3 senjata yang sangat sakral. Ini merupakan terusan cerita dari album sebelumnya Nebulous Cerita tersebut tertuang dalam 9 lirik dan musik yang bernuansa Old School ala Monstrosity, Malevolent Creation. Proses nya juga cukup rumit dan sangar profesional. Berkaca dari pengalaman album sebelumnya yang dinilai kurang oleh tiap personil maka mereka pun mendatangkan sound enginnering profesional dan juga mendatangkan pembuat sampling profesional yang pernah membuat backsound untuk film Avenger. Sangat profesional bukan? Maka dari itu 9 track dikemas dalam album Majasty ini sungguh terlihat mewah dan megah! Bahkan saat perilisan pun mereka mengadakan konser dan diisi oleh teatrikal dengan maksud menambah kemagisan album Majasty ini serta mengedukasi nilai-nilai leluhur.
Masuk ke dalam track disambut opening yang sangat megah sekali disusul
track ke 2 sudah mulai aura OSDM muncul. Adapun hingga akhir track
mereka memainkan riff-riff notabene seperti Florida Death Metal! Vokal
juga begitu gahar terdengar seperti Malevolent Creation. Sound album ini
jauh sekali berbeda dengan Nebulous bahkan lebih besar juga untuk
ukuran volumenya. Rasanya seperti dibawa kejaman dahulu kala. Selain
daripada bentuk fisik album ini mereka menyertakan sebuah peta jaman
kerajaan dulu. Lengkap sudah kita terbawa pada era kerajaan. Setelah
album ini bakalan nerusin kembali cerita leluhur untuk next album. Segi
artwork pun sangat megah yang tersusun dan tergambar rapih oleh
artworker lawas Adi Dechristianize. Bagi fans OSDM ini patut untuk
dikoleksi jadi bahan artefak kalian nanti!.
Personil:
Kokom: Vokal
Wahyu: Gitar
Faiz: Bass
Yoga: Drum
Rate: 10/10



Comments
Post a Comment