REPTON - THE BOOK AGAINST CATASTROPHY (2018)


GILA AKAN HORMAT SANG PEMIMPIN PENDUSTA PEMBAWA BUKU BENCANA
Band: Repton
Asal: Sukabumi, Jawa Barat
Genre: Brutal Death Metal

Album The Book Against Catastrophy dirilis via Brutal Reign Productions
Format: CD Pro
Tahun: 2018
Track:
1. Zombie's Swag: 01:45
2. Gila Hormat: 03:43
3. Murderer Days: 02:51
4. Pendusta: 02:45
5. Cow Protocol: 03:35
6. Dear(False) Gods: 03:10
7. Prostitution K(c)orporated Shits: 02:47
8. Headless Voice: 03:02



Sepertinya semua sejarah kelam dari sang pemimpin ditulis dalam suatu catatan buku. Pemimpin yang selalu gila akan kekuasaan dan kehormatan melebur menjadi alur cerita dari band Groovy Brutal Death Metal ini. Muncul ditahun 2016 dan mengeluarkan promo Five Dangerous Zombie Ready to Kill Anyone ditahun 2017 menjadi eksistensi dari band ini hingga akhirnya digaet salah satu label ternama asal China Brutal Reign untuk merilis debut full album ini.

Isu-isu sosial politik yang sepertinya menggambarkan cerita di negeri ini dituang dalam 8 track dan dikemas dengan musik yang ciamik. Rasanya terlalu singkat untuk didengar mengingat total durasi hanya 23 menit 38 detik namun komposisi album mereka lebih berwarna.


Album ini digarap di tiga studio yang berbeda. Instrument drum direkam di studio Fun House dan instrument lainnya di rekam di studio Nazgul. Sedangkan vokal direkam di studio TR. Untuk proses mixing mastering kembali dilakukan di studio Nazgul. Untuk kualitas audio ini lumayan baik dengan dominasi sound dari permainan drum. Balutan antara OSDM, Brutal dan Groovy Slam bercampur aduk dalam album ini. Sekilas kita seperti mendengarkan Internal Bleeding, Soils of Fate, Pyrexia bahkan Waking The Cadaver.


Dari track pertama sebagai alunan intro tanpa vokal memulai tensi kita untuk mendengarkan track-track selanjutnya. Menuju track kedua yang merupakan track yang hadir dalam promo sebelumnya ini jauh lebih padat dengan kualitas sound yang baik. Permainan groovy sudah mulai dihadirkan disini dengan teknik blast beat yang sangat variatif memang tidak salah Ramdan sebagai amunisi drum menuangkan ide-ide permainan drumnya. Artikulasi growl sang vokalis memang benar-benar harus dicermati saat mendengarkannya karena kalau tidak sekilas tidak terdengar jelas ucapannya. Riff gitar seperti mendengarkan teknik riffing Internal Bleeding dan Waking The Cadaver. Lanjut ketrack-track berikutnya tempo yang semakin meningkat makin memacu untuk sang drummer memikirkan variasi dari ketukan drumnya.

Lirik dari track-track mereka ini berbahasa Inggris dan Indonesia bahkan dengan judul bahasa Inggris dikonten liriknya bercampur dengan Indonesia. Dengan tujuan mungkin agar lebih memahami dari sekian rangkuman yang dituang. Secara keseluruhan sudah lumayan baik dan dari segi artwork pun sudah bisa dipahami maksud dari judul album ini.

Personil:
Coki: Bass
Ramdan: Drum
Agung: Gitars
Afriansyah: Gitar
Rivana: Vocals

Rate: 9/10

Comments

Popular Posts