TEORI KONSPIRASI BERBALUT IDEOLOGI AGAMIS
Band: Disinfected
Asal: Bandung, Jawa Barat
Genre: Death Metal
Album Hordes Of The Infected dirilis via Karnivora Production
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Sosioskizofrenia
2. Demagogis Delusif Kronis
3. Hiperfanatik
4. Hordes of the Infected
5. Karam di Orde Suram
6. Amuk
7. Intervensi
8. Monolit
9. The Butcher
10. Infeksi Skena Hitam
11. Trauma
12. Back
Personil:
Amenk GB: Vokal
Adyth Nugraha: Gitar
Diaz Vishnu: Gitar
Sigit Tri Hartono: Bass
Dian Ramadhan: Drum
Rate: 10/10
Band: Disinfected
Asal: Bandung, Jawa Barat
Genre: Death Metal
Album Hordes Of The Infected dirilis via Karnivora Production
Format: CD Pro
Tahun: 2019
Tracklist:
1. Sosioskizofrenia
2. Demagogis Delusif Kronis
3. Hiperfanatik
4. Hordes of the Infected
5. Karam di Orde Suram
6. Amuk
7. Intervensi
8. Monolit
9. The Butcher
10. Infeksi Skena Hitam
11. Trauma
12. Back
Banyak dari kita nampaknya sudah terlalu fanatik dengan
ideologi-ideologi berbau agama. Dengan mudahnya mengkelompokkan atau
membuat space karena tidak sepaham dengan ajaran. Bisa dirasakan di era
sekarang yang sudah semakin modern namun masih saja menerapkan ideologi
yang fanatik sampai pada titik tertentu terciptalah kembali teori
konspirasi untuk menguasai layaknya zombie yang siap menerkam.
Setelah tertidur cukup lama sang monster Death Metal asal Bandung ini hadir dengan debut album terbarunya ini. Hordes Of The Infected menjadi saksi bisu dari eksistensi yang kembali dari tidur panjangnya setelah debut EP Aku Akan Bunuh Kamu. Sepertinya banyak perubahan namun tidak meninggalkan sisa-sisa nuansa pada EP mereka beberapa tahun silam.
Berbicara tentang kualitas album ini nampaknya It's a Fucking Florida Death Metal Style Era! Sebut saja band-band dedengkot skena Florida DM seperti Monstrosity, Morbid Angel, Cannibal Corpse, dan Six Feet Under. Nuansa yang hadir dalam album ini cukup kuat mengarah pada musikalitas Monstrosity dengan beberapa bumbu Morbid Angel dan CC!
12 track dengan durasi 2 hingga 3 menitan nampaknya menyuguhkan kesegaran bagi para pendengar. Dari track-track mereka mempunyai sound-sound yang modern, mewah dan elegan seperti album Monstrosity yang terbaru mereka. Bermain riffing yang easy listening namun cepat. Sebut saja pada track awal Sosioskizofrenia terus ada Amuk yang dibalut dengan riffing solo melodi.
Track-track lainnya sangat variatif sekali contoh pada track Hordes Of The Infected dengan hentakan drum yang cukup menggebu dari double pedal dan snare mengingatkan beberapa album CC setelah era The Wretched Spawn. Pada track Karam Di Orde Suram diawali dengan melodi sedikit menyerempet alunan Sundanese. Track-track lainnya tetap memainkan pola sound-sound yang sejatinya masih ada sedikit membawa era Aku Akan Bunuh Kamu dengan permainan menggerinda.
Pada dua track terakhir yaitu Trauma dari God Bless yang ditulis oleh Teddy Sujaya serta maestro Iwan Fals dimana benar-benar sangat berdistorsi dari lagu aslinya dan track Back merupakan track dari album mereka bertajuk Melted yang direcord ulang dengan sound terbaru mereka. Jujur saja ini album maestro yang sudah banyak orang menunggu kehadiran Disinfected ini. Pola permainan variatif dengan berbagai pengulangan, riff-riff melodi dan solo hadir menambah kemewahan dari setiap track, teknik drum yang rapi dengan distorsi elegan dan saya teringat akan sound drum dari album Forgotten bertajuk Kaliyuga. Vokal dari Amenk GB tidak perlu diragukan lagi dengan ciri khas deep growlnya dengan isian lirik-lirik yang cukup menjelaskan kehidupan masa kini yang sangat hiperfanatik agamis!
Setelah tertidur cukup lama sang monster Death Metal asal Bandung ini hadir dengan debut album terbarunya ini. Hordes Of The Infected menjadi saksi bisu dari eksistensi yang kembali dari tidur panjangnya setelah debut EP Aku Akan Bunuh Kamu. Sepertinya banyak perubahan namun tidak meninggalkan sisa-sisa nuansa pada EP mereka beberapa tahun silam.
Berbicara tentang kualitas album ini nampaknya It's a Fucking Florida Death Metal Style Era! Sebut saja band-band dedengkot skena Florida DM seperti Monstrosity, Morbid Angel, Cannibal Corpse, dan Six Feet Under. Nuansa yang hadir dalam album ini cukup kuat mengarah pada musikalitas Monstrosity dengan beberapa bumbu Morbid Angel dan CC!
12 track dengan durasi 2 hingga 3 menitan nampaknya menyuguhkan kesegaran bagi para pendengar. Dari track-track mereka mempunyai sound-sound yang modern, mewah dan elegan seperti album Monstrosity yang terbaru mereka. Bermain riffing yang easy listening namun cepat. Sebut saja pada track awal Sosioskizofrenia terus ada Amuk yang dibalut dengan riffing solo melodi.
Track-track lainnya sangat variatif sekali contoh pada track Hordes Of The Infected dengan hentakan drum yang cukup menggebu dari double pedal dan snare mengingatkan beberapa album CC setelah era The Wretched Spawn. Pada track Karam Di Orde Suram diawali dengan melodi sedikit menyerempet alunan Sundanese. Track-track lainnya tetap memainkan pola sound-sound yang sejatinya masih ada sedikit membawa era Aku Akan Bunuh Kamu dengan permainan menggerinda.
Pada dua track terakhir yaitu Trauma dari God Bless yang ditulis oleh Teddy Sujaya serta maestro Iwan Fals dimana benar-benar sangat berdistorsi dari lagu aslinya dan track Back merupakan track dari album mereka bertajuk Melted yang direcord ulang dengan sound terbaru mereka. Jujur saja ini album maestro yang sudah banyak orang menunggu kehadiran Disinfected ini. Pola permainan variatif dengan berbagai pengulangan, riff-riff melodi dan solo hadir menambah kemewahan dari setiap track, teknik drum yang rapi dengan distorsi elegan dan saya teringat akan sound drum dari album Forgotten bertajuk Kaliyuga. Vokal dari Amenk GB tidak perlu diragukan lagi dengan ciri khas deep growlnya dengan isian lirik-lirik yang cukup menjelaskan kehidupan masa kini yang sangat hiperfanatik agamis!
Personil:
Amenk GB: Vokal
Adyth Nugraha: Gitar
Diaz Vishnu: Gitar
Sigit Tri Hartono: Bass
Dian Ramadhan: Drum
Rate: 10/10



Comments
Post a Comment